Kehidupan

Eksistensialisme

Hari ini saya menonton film Dunia Sophie. Salah satu hal yang paling saya ingat dalam film tersebut adalah tentang Eksistensialisme. Eksistensialisme membahas kebebasan individu untuk menentukan pilihannya, tanpa perlu memikirkan itu benar atau salah (lagipula kebenaran bersifat relatif bukan?).

Human is condomned to be free, Manusia dikutuk untuk bebas, kata Jean-Paul Sartre. Manusia memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan mana yang akan ia ambil. Hal yang menarik adalah, sejauh mana kebebasan itu bebas? Jawabannya adalah sejauh jarak suatu individu dengan individu lain, karena pada akhirnya yang membatasi kebebasan suatu individu adalah kebebasan individu lain. Ketika anda hidup berdampingan dengan individu lain maka kebebasan anda menjadi lebih terbatas ketimbang ketika anda hidup sendiri, jauh dari orang lain (tidak harus jauh secara fisik).

Batasan-batasan tersebutlah yang pada akhirnya membuat setiap pilihan memiliki resiko dan konsekuensinya masing-masing. Yang perlu disadari, Eksistensialisme tidak hanya tentang kebebasan membuat atau memilih pilihan sesuai dengan keinginan sendiri, namun yang lebih penting adalah tentang mempertanggungjawabkan resiko dan konsekuensi dari pilihan yang sudah diambil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s