Puisi Orang

Catatan Harian Seorang Penyair

di negeriku lelaki tak patut menitikkan air mata

hanya perempuan boleh bersedih dan menangis

lelaki adalah serdadu: baja yang ditempa di atas api

keras dan padat dan kejam menggenggam hidup

tak ada sepetak ruang dan sejenak waktu untuk bertanya

tentang sesuatu yang sederhana

segalanya telah selesai dalam kitab kalah atau menang

di negeriku lelaki tak patut menitikkan air mata:

aku pun pergi

ke negeri puisi

di mana kegembiraan dan kesedihan

keraguan dan cinta

tak ditampik atau menampik

Toto ST Radik


Aku ingin pergi ke negeri puisi. Entah untuk apa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s